Tong Cafe 2008 - Touch Indonesia

Bulan Agustus tanggal 28 hari Sabtu di Perth, Western Australia, bakal ada yang namanya acara tahunan Tong Cafe - tempatnya orang nongkrong. Disana bakal banyak banget makanan Indo yang dijual, terus bakal banyak band-band yang membawakan lagu-lagu Indo, dan yang pastinya bakal ada Nugie sebagai bintang tamunya. Tong Cafe tahun ini mengangkat tema Touch Indonesia. Project ini dimaksudkan untuk membantu anak-anak jalanan di Indonesia yang butuh bantuan secara keuangan. Jadi, hasil dari Tong Cafe tahun ini bakal disumbangkan untuk mereka.

The event will be held in Subiaco Church of Christ @ Bagot Street, Subiaco, Western Australia. For further information just go to: http://www.tongcafe.org

Contact Person & Ticket Reservation

Afu - 0424 898 582 | Esya - 0433 336 216 | Reret - 0401 280 604 | Aji - 0433 171 877

マリと子犬の物語

A tale of Mari and three puppies (original title: マリと子犬の物語/mari to koinu no monogatari) is a 2007 Japanese film based on a true story during the 2004 earthquake that happened in Yamakoshi Village, Niigata Prefecture, Japan.

The story starts when a girl, named Ishikawa Aya and her brother, Ishikawa Ryota found a noone’s puppy in a place where they usually play. They straightly fall in love with that-really-cute puppy. However, their father doesn’t like dogs. So at the time when they have to go back, they must left the puppy behind. But, suprisingly the puppy follow them. Because of Aya’s birthday is getting near, Ryota suggests to Aya to ask their grandfather to allow them have a pet, the puppy. The grandfather that promised her at first cannot ignored her request, so secretly he brings the puppy back home. At the time when the grandfather snucked in, their father finds out. At the first time, he totally rejects it. But after he knows the reason behind it (Aya feels pity to the puppy that doesn’t have parents, Aya’s mother is dead), the father allows them to have the puppy that later called as Mari. Mari grows bigger and bigger and later on she has 3 puppies. Aya and Ryota really like to have a walk with the dogs. However, as the grandfather getting sick (kind of leg pain), he cannot accompany them.

One day, when Ryota is still at school, the father is visiting his sister-in-law, Aya and the grandfather are reading book in the grandfather’s room and the dogs are having their dinner, suddenly there was an earthquake, a really big one, that makes the whole Yamakoshi Village get really bad damages. Ryota’s school is become an evacuation gather point for the villager that still trapped inside the village. A couple of rescuers going to the village to find any survivors. Mari runs to get them and shows them the way to the house. Aya and the grandfather that were trapped inside the house with the grandfather that injured badly can be found. So, when the heli that evacuating the villagers from Ryota’s school hovers near Aya’s location, the rescuers asked to fetch them as well. However, because of the capacity of the heli that not enough to add some more person or thing, they leaved Mari and it’s kids behind.

When the heli arrived at the evacuation point outside the village, Aya and Ryota can see their father and aunt again. Their grandfather straightly get the emergency treatment for the injures. Aya still cannot forget Mari and once she asked Ryota to bring her to the village to find Mari. Using the old road, they trying to get in the village, it was raining heavily and Aya injured her toes, and as the climax she got high fever. Back in the evacuation camp, their aunty is looking for them. Realises that she cannot find them, she tells the father and together they find them around the evacuation camp. One of Ryota’s friend that found out while they were snuck out tell them the truth and straightly the father goes and forces the heavy rain and bring the children that was in a enclosed place back. After that, Aya never mentions about Mari anymore.

After a while when everything is under control, a heli will bring some of the villagers will go to the village and to take a look the condition of their houses. The father, Aya and Ryota can get in together to find Mari and it’s kids. Arrived in the village, they cannot find Mari in their house nor the place where Aya and Ryota usually play. But for a while, the 3 puppies come followed by their mother, Mari in a very pity condition.

It is a really nice movie.

I was never know anything about this movie, but when I openned Joe Hisaishi’s official website, I heard a piece of the soundtrack of this movie. Curiosity of mine leads me to find this movie on crunchyroll. If I have to rate this movie out of 5, hmmm… let’s see… I think I will give 4.5 because of the story is a non-fiction. IF the movie IS a fiction then I will just give 4 out of 5.

Starring: Sasaki Mao (Ishikawa Aya), Hirota Ryouhei (Ishikawa Ryota), Funakoshi Eiichirou (dad), and a senior actor Utsui Ken (grandfather)

Soundtrack by: Hisaishi Joe. Singer by: Hirahara Ayaka. Song title: “今、風の中で” (ima, kaze no naka de / now, inside the wind).

Links:

Official movie : http://mari-movie.jp/ (in Japanese)

True story : http://www.godsdirectcontact.org/eng/news/160/an1.htm

Movie : http://www.crunchyroll.com/group/CRSeries_-_A_Tale_of_Mari_and_Three_Puppies_-_Movie

Teman yang saling membangun

Hari Minggu kemarin aku mendapat trial untuk kerja di Nando’s Karawara dan diterima training selama 2 minggu, 3 shift per minggunya. Selasa siang, Rabu malam, dan Sabtu siang. Aku kira dengan jadwalku sekarang it should be ok. Tapi dengan bodohnya, aku lupa kalau Rabu malam tuh ada gladi kotor buat KKR GoKids di gereja. Lebih parahnya lagi yang aku pikir Sabtu siang khan gak ada apa-apa terus Sabtu malamnya aku bisa ke kebaktian h2o, eeehhh… malah lupa kalau Sabtu ini ada KKR-nya. Ya udah nih, di shiftku yang pertama aku bilang ke managernya kalau aku gak bisa kerja siang, jadi digantilah aku ke shift malam. Gak apa-apa lah kalau aku gak ke h2o sekali-sekali. Toh hari Minggu-nya aku juga masih ke gereja ini. Siangnya aku baca email dari DaCip yang menginformasikan tentang h2o fellowship yang diikuti rapat h2o anniversary di rumah ci A’ung.

AAAAAAaaaaaaaaaaaa…….

Sekejap aku langsung jadi freak out. Aku tuh bener-bener lupa kalau ada h2o fellowship sama rapat setelahnya. Aku sempat bertanya ke beberapa teman untuk meminta pendapat mereka. Sempat aku berpikir kalau toh pekerjaan itu banyak, bisa dicari lagi. Tapi seorang teman menegurku dengan keras (yah gak sampai marah-marah, hanya saja efeknya cukup menghantam). Sebuah kalimat yang membuatku berpikir sangat keras, “menurut kamu, apakah itu wise?” Sempat aku berpikir keras namun sayangnya tidak menemukan jawabannya. Dengan wise juga dia menjawab, “sekalipun kamu nggak datang ke h2o, kamu tuh nggak bakal mati.” Dengan jawaban yang sebenarnya sudah kuketahui dari awal, aku bisa menjadi tenang kembali.

Seorang sahabat yang lain yang aku tanyakan pendapatnya mengatakan bahwa kita nggak selamanya bakal menjadi siswa universitas yang nggak kerja. Ada saatnya kita harus terjun ke dunia kerja yang memakan banyak waktu kita lebih lagi. Yang mungkin membuat kita melewatkan beberapa kebaktian lagi. Tapi asalkan seminggu udah ke gereja sekali itu udah lebih dari cukup katanya.

Mungkin kebanyakan orang berpikir bahwa teman yang baik tuh yang selalu menyediakan waktunya ketika kita perlu jalan-jalan, shopping, atau sekedar hang-out. Beberapa orang lainnya mungkin mendefinisikan teman yang baik tuh yang bisa mengajari mereka dalam hal pelajaran atau pekerjaan. Tapi menurutku, teman yang baik bukanlah teman yang mempermurid kita, bukan juga teman yang selalu menyediakan waktunya untuk hal-hal duniawi. Tetapi teman yang baik adalah teman yang dapat mengingatkan kita hal-hal yang kadang kita lupakan, juga teman yang bisa membantu pertumbuhan pembangunan iman kita baik dalam lingkungan gereja maupun lingkungan luar gereja. Tidak perlu kata-kata yang muluk-muluk untuk menasihati seseorang, tapi kata yang mungkin orang itu sendiri tau atau kata-kata yang ingin dia dengar. Karena terkadang orang ingin seseorang mengatakan apa yang ada dalam pikirannya karena dia sendiri mengetahui jawabannya. Aku percaya, Tuhan itu menciptakan kita bukan sebagai rumah yang tanpa fondasi, tetapi sebagai rumah yang memiliki fondasi yang kokoh.

Teman bukanlah bayangan kita yang dapat berpikiran sama dengan kita, yang dapat mengerti ini hati kita sepenuhnya. Hanya Tuhanlah yang dapat melakukan semuanya itu. Teman hanyalah seseorang yang Tuhan ciptakan untuk kita sebagai perantaraNya dengan kita sebagai umat yang dikasihiNya. Teman bukanlah seperti GPRS atau GoogleMap yang bisa menunjukkan jalan keluar dari ‘kesesatan’ kita, tapi teman merupakan tanda-tanda yang mengingatkan, yang memberitaku kemana sebaiknya kita berjalan. Teman yang memberi petunjuk yang benar dan yang keep you stay away from danger atau teman yang memberi petunjuk salah. Tuhan menciptakan teman untuk saling membangun seorang teman dengan teman yang lainnya. That is the God’s purpose of friends for us. Have a blessed day ^^

Open the Eyes of My Heart, Lord! I Want to Praise You!

Singkat cerita kemaren aku ada seorang teman yang ditunjuk oleh GO (Gembala Oikos)-nya untuk berbagi firman dari topik I want to Praise You.  Aku jadi ingat kalau aku juga pernah bawa topik yang sama untuk dibagiin di OIKOS.  Makanya aku juga mau berbagi sebagian kecil dari berkat yang aku terima waktu aku pelajari tentang topik I want to praise You.  Pertama-tama kalo aku sih langsung kepikir untuk baca Mazmur karena disitu banyak banget puji-pujian raja Daud untuk Tuhan.  Sayangnya, persiapan 4 hari masih kurang cukup buat aku yang waktu itu hanya bisa mencapai bab 16 dari beratus-ratus bab mazmur Daud.

PERTAMA, apa aja sih yang udah Tuhan lakukan buat kita sampai kita bisa so amazed sama Dia, yang sampai bikin kita want to praise Him??  Sering kita gak sadar bahwa buanyaaaakkk banget hal kecil yang tanpa kita sadari merupakan berkat dari Tuhan juga.  Kita punya rambut aja tuh udah merupakan suatu berkat.  Mungkin beberapa orang suka protes kenapa rambutnya begini kenapa rambutnya begitu dan banyak ketidakpuasan lainnya.  Tapi coba bayangin orang yang gak bisa punya rambut, mending punya rambut atau botak?  Kalo aku sendiri sih prefer punya rambut lah jelas.  Aku gak kebayang gimana orang lain bakal liatin aku terus yang cewe tapi gak punya rambut.  Memang sih ada beberapa orang yang memang gak bisa mempunyai rambut, tapi meskipun rambutku bermasalah kadang-kadang, tapi aku masih bersyukur sama Tuhan klo aku masih punya rambut.

KEDUA, sebenarnya kita tuh siapa sih sampai-sampai Tuhan susah-susah take care of rambut kita helai demi helai?  Siapa sih kita sampai membuat Tuhan tuh bikin banyak banget lekukan pada tubuh kita yang flexible ini?  Pemahat yang pandai sekalipun gak bakal ada yang bisa menandingi Tuhan waktu mengukir manequin.  Di Mazmur 8:5 dikatakan “apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya?  Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?”  Pernah terpikirkah oleh kalian kalau sekali aja Tuhan bikin kesalahan pada kita, we will just be a bunch of miserable creatures?  Karena itulah manusia itu ciptaan Tuhan yang paling sempurna, karena kalau nggak sempurna, bukan manusia namanya.  Kalau menurut kalian penampilan kalian nggak sempurna, pasti Tuhan tetep memangdang kamu sempurna, hanya saja Dia sudah memiliki purpose sendiri terhadap hal yang kamu pikir kamu kurang sempurna itu.

KETIGA, tapi kemana sih Tuhan kalau kita lagi dalam kesulitan, lagi sakit hati, ataupun lagi bete dan kesal?  Tuhan tau gak sih klo kita lagi kesusahan?  Apakah Tuhan itu benar ada?  Masa kita dibiarkan berjuang sendirian?  Di dalam pasal Mazmur 10:14A dikatakan “Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan dan sakit hati, supaya Engkau mengambilnya ke tanganMu sendiri.”  Di sini tuh Tuhan mau ngasih tau kalau we just need to depend on Him totally karena Tuhan tuh tau kalau kita tuh lagi kesusahan.  Masalahnya, apakah kita kasih Tuhan kesempatan untuk ‘ngeberesin’ masalah itu atau kita hanya mengeluh doang ke Tuhan tanpa menyerahkan kesulitan itu sendiri pada Tuhan?  Tuhan tuh baik banget banget banget.  Kenapa?  Karena Dia tuh sebenernya cuma minta kita go back to our sits and just let God handles it.  Bukan cuma itu, di Mazmur 10:17B dituliskan bahwa Tuhan kasih bonus tambahan setelah dia ngebantuin kita ‘ngeberesin’ masalah kita, dengan cara menguatkan hati dan menyiapkan telingaNya 24/7 buat denger ocehan dan kekesalan kita yang gak pernah beres-beres.

KEEMPAT, apakah kamu yakin bahwa apa yang dituliskan diatas tuh semuanya terjamin kepastiannya?  Jangan ragu lagi!!  Mazmur 12:7-8A berkata, “Janji Tuhan adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur eleburan di tanah.  Engkau, Tuhan yang akan menepatinya…”  Janji Tuhan tuh semuanya murni untuk kebaikan dan keuntungan kita semua.  Dia gak ada maksud-maksud tersembunyi yang bakal diam-diam membuat kita rugi.  Masalahnya sekarang, janji Tuhannya tuh apa aja?

Janji Tuhan tuh buuuuaaaanyaaaaaaaakkkkkk banget.  Aku sediri udah cukup kesulitan membuat list-nya satu persatu.  Apalagi kita sebagai manusia cepet lupa.  Oleh sebab itu, aku mengilustrasikan berkat-berkat Tuhan menjadi 5 panca indra yang diwakili: mata, telinga, hidung, mulut, dan tangan.

MATA - Mazmur 10: 14, Dia berjanji untuk selalu melihat kita klo kita dalam kesulitan untuk mengkontrol semua kesulitan yang di dapat manusia itu nggak melebihi kekuatan manusia itu sendiri.  He will keeps the troubles under control, so it won’t break us apart.

TELINGA - Mazmur 4:4B, Dia berjanji untuk selalu mendengarkan seruan kita kepadaNya.  Juga dalam Mazmur 6:10, di situ Tuhan juga bilang klo Dia bakal mendengarkan permohonan kita dan juga menerima doa-doa yang kita panjatkan dengan setulus hati.

HIDUNG - kalau lagi pilek khan beberapa orang mengalami sesak napas, inget aja kalau Tuhan tuh bakal selalu memberi kelegaan pada orang yang mendapat kesesakan seperti tertulis di Mazmur 4:2B.

MULUT - Tuhan memakai mulutNya untuk menjawab doa seperti tertulis di Mazmur 3:5.  Dia sumber informasi kehidupan paling akurat dan terpercaya, makanya kita harus lebih sering membaca firmanNya untuk mengetahui info kehidupan apa saja yang Dia beritahukan kepada kita seperti tertulis di Mazmur 16: 11A.  Dengan mulutNya juga Dia menasihati dan mengajari kita sebagai muridNya
seperti ada tertulis di Mazmur 16:7.

TANGAN - dengan tanganNya, di dalam Mazmur 4:8 dan Mazmur 5:12, Ia memberi sukacita yang berlimpah-limpah.  Pada Mazmur 5: 13 dan Mazmur 4:9, Tuhan juga memberi perlindungan seperti kita menjaga nyala lilin agar tidak mati ketika angin berhembus.  Mungkin tidak seluruh angin ter-block, tapi Dia hanya tetap menjaga agar dalam kehidupan kita, kita tidak akan mati karena terpaan angin ang telalu besar untuk kita.  Makanya Tuhan juga mengatakan bahwa Ia tidak akan mengijinkan kesulitan datang kepada kita kalau Ia tau bahwa kita tidak dapat mengatasinya.  Dan tidak tertinggal juga, seperti orang tua yang menggandeng anaknya, begitu juga Tuhan memegang kita, menjaga kita dan selalu dengan sigap menarik tangan kita ketika kita hendak terjatuh.  Dalam Mazmur 16:8 pemazmur mengatakan bahwa Tuhan selalu berada di sebelah kanannya untuk menjaga agar ia tidak menjadi goyah dalam perjalanan kehidupannya.

SEBAGAI PENUTUP, kenapa Tuhan sangat marah ketika Adam dan Hawa memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat?  Karena tidak semua hal patut kita ketahui.  Sebagai generasi yang udah mempunyai Alkitab sebagai firman Tuhan, kita baru akan mengetahui apa saja yang bakal kita dapatkan sebagai hukuman kalau kita tidak taat kepada Tuhan setelah kita membacanya.  Tapi sebelum kita mengetahui apa saja ganjarannya itu sebenarnya kita tuh udah selamat terlebih dahulu.  Di dalam Mazmur 16:10 tertulis, “sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.”  Kita sebagai anak Tuhan tuh bukan hanya diselamatkan tapi juga dikuduskan.  Oleh karena Tuhan tuh sayaaaaang banget sama kita, maka Tuhan tidak mau kita melihat dan merasakan terlebih dahulu gimana disiksa itu baru Tuhan menyelamatkan, tapi Tuhan malah menyelamatkan kita terlebih dahulu jadi kita gak perlu merasakan penyiksaan itu, cukup mengetahuinya dan menjaga kekudusan yang telah Tuhan berikan agar kita tidak binasa.

This life that given by God for us is just so simple.  All you have to do is just follow His rules and do not mess up with everything He has given.  He created this life with ‘user friendly’ settings.  You do not have to get stuck in a maze and try to get out by your own.  Depend on Him, ask for His clues, always trust Him, feel the bless, and praise Him!

Be sensitive, be kind, be smart, do not be stubborn.  God bless you!

Ragu-Ragu

Ngomong tentang ragu-ragu nih yah…

Akhir-akhir ini aku lagi banyak banget pikiran yang sebenarnya kalau nggak aku pikirkan tuh ya nggak kenapa-kenapa juga.  Tapi herannya masih dipikirin aja.  Masalah beres… nggak, ngebebanin pikirian… iyah.

Degree yang aku ambil sekarang sih sebenernya aku enjoy gitu ngejalaninnya, tapi mungkin karena kurang biasa belajar hapalan segitu banyaknya, jadi aku keteteran sendiri.  Biologi tuh menarik dan menyenangkan, tapi yah kalo seneng doang tanpa ada perjuangan sih sama aja bohong yah….

Di dalam pergumulanku saat itu tuh, muncul pikiran untuk pindah jurusan mumpung aku masih 1st year 1st semester gitu, jadi kalau pindah pun gak bakal ketinggalan terlalu banyak.  Yah, tepatnya sih sampai sekarang aku masih kepikiran mau pindah ke Commerce, ngambil Public Relation, karena ‘keracunan’ sama Annice.  Kalau ngeliat dia belajar tuh bikin aku kagum banget lho sama dia.  Pengen gitu rasanya mengubah cara hidupku yang sekarang jadi kaya dia.  Bukan karena hasil-hasil yang dia dapatkan itu terlihat mudah, tapi karena perjuangan kerasnyalah yang bikin aku kagum banget sama dia.

Aku udah sempet nanya ke Babeh dan Mama tentang rencana aku pindah jurusan ke PR.  Mama malah mendukung aku buat ngambil PR, sekalian ngusulin buat ngambil management.  Kalo Babeh sendiri sih udah gak mau pusing lagi.  Dia bilang aku dapet kesempatan 1x lagi pindah jurusan, setelah itu gak boleh lagi.  Yah kalo dipikir-pikir sih bener juga lah kata Babeh, kalau pindah-pindah mulu kapan bisa maju-nya?

Pusing-pusing tujuh keliling akhirnya aku berdoa sama Tuhan tentang keragu-raguanku ini.  Terus pas aku baca Alkitab, somehow aku baca tuh loncat-loncat, dan somehow lagi mataku tertuju pada bagian pertama dari Yeremia 31:22a yang bener-bener bikin aku ngerasa ditegur banget sama Tuhan.  Dalam ayat itu dikatakan, “Berapa lama lagi engkau mundur maju, hai anak perempuan yang tidak taat?”

Haduh….

Menurut aku sih, aku adalah anak yang taat.  Tapi kenapa malah Tuhan menunjukkan ayat ini?  Pas lagi dalam kalimat itu mengatakan tentang anak perempuan.  Mungkin kalau saat itu aku baca english version-nya, aku gak bakal ngerti karena yang tertulis disana tuh bisa aku tangkap berbeda, “How long will you wander, unfaithful Daughter Israel?”

Yah, dari ayat yang lain juga aku merasa dikuatkan:

  • Mazmur 55:23, “Serahkanlah kekuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau!  Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.”
  • Markus 4:19, “lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.”
  • Lukas 12:25, “Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya?”

Aku sih memang nggak pernah bisa hafal ayat-ayat dimana letaknya, tapi aku selalu ingat akan isi dari ayat tersebut, jadi aku bisa cari dari kata kunci di eBible.  Jadi intinya aku harus jalanin dulu apa yang udah aku jalani, nanti ada saatnya tersendiri dimana aku harus bingung lagi memilih.  Tapi yang pasti, sekarang bukanlah saatnya.  Aku merasa Tuhan berkata, “udah, beresin examsnya dulu.  Belajar yang bener.  Nanti baru bingung-bingung lagi kalau udah waktunya.”

Therefore do not worry about tomorrow, for tomorrow will worry about itself.

Each day has enough trouble of its own.

– Matthew 6:34 –

May 30th 2008

Happy birthday, Mandy!!

Now you’re 22 years old already.

I’m glad that my surprise is succeed!  Hohohoho^^  Anyway Mommy, I hope even we will apart next semester I still can be your Kiddo.  I still can manja-manja with you, rite?  Hehehe… =P

I hope this year will be your greatest year ever.  Have a very blessed year.  Don’t push your body too much, remember, even you still have a limit for your body, okay!  I will visit you in Sahara Restaurant to order takeaway lamb fried rice and ice kacang hehehe^^

After all,  I LOVE YOU mommy!

Kiddo Kid =)

 

p.f. May 30th 2008

Bad things => bad mood

Harusnya masih seneng” yah…  Setelah berakhirnya acara camp Freaky Factor II yang diadakan di Leschenaultia, 25-27 April 2008.  Meskipun setelah itu badan sakit semua karena keasikan main laser game and canoeing di Leschenaultia Lake, tapi kepuasan hati memang tidak tertandingi^^  Thanks buat temen” kaya Aji, Annice dkk yang maksa” aku buat ikutan.  Memang nggak mengecewakan!

Sayangnya hari ini aku mendapat sesuatu yang aku gak suka banget.  Nilai Jelek buat midtest cell bio-ku.  Sangat amat tidak memuaskan, masih mending kalo pass, fail ada juga.  Aku udah sebel banget! banget! banget!!  Banyak temen” yang cheer me up tapi yah~ susah juga sih…  Semuanya tidak semudah yang dibayangkan.

Udah sebel kaya gini, masih ditambah sama suatu pergumulan hati yang bikin pengen nangis.  Sebenernya sih gak ada apa”, tapi tuh rasanya kesel aja.  Benci sih nggak, tapi kesel aja.

Ada seorang teman, teman yang menyebalkan, tapi juga teman yang baik, teman yang bisa jaga rahasia.  Sayangnya, sama seperti teman” sebelumnya, aku nggak dipercaya.  Memang sangatlah senang punya temen yang bisa jaga rahasia, tapi apa jadinya kalo temen itu sendiri gak percaya sama kita untuk jaga rahasianya?

Sakit rasanya…

Jadi mengingatkanku pada seorang teman yang lainnya.  Seorang teman yang aku kira bisa menjadi seorang sahabat yang baik, yang bisa diajak ngaco sama seperti teman”ku di koperasi siswa SMA dulu.  Sayangnya, meskipun aku selalu menceritakan apapun hal baru yang aku dapat, tidak sama dengan dia.  Aku yang selalu berharap menjadi orang pertama yang tau, malah menjadi orang terakhir yang mengetahuinya.  Sebenarnya tidak ada masalah sama sekali.  Tidak ada rasa cemburu, juga tidak ada rasa takut kehilangan.  Namun yang ada adalah rasa kecewa yang yang sangat besar.  Aku nggak tau apa yang membuat dia menceritakannya padaku di saat semua orang sudah mengetahuinya.

Sedih, perih hati ini…

Lynn mungkin adalah teman yang paling bisa bertahan lama denganku.  Dialah satu”nya orang yang mau cerita apa aja hal baru yang dia dapat kepadaku, meskipun bukan sebagai orang pertama, tapi setidaknya aku bukanlah orang terakhir yang mengetahuinya.  Dia memang orang yang cuek, begitu juga denganku.  Ada yang bilang, teman yang baik adalah teman yang memberi ruang kepada temannya untuk masuk.  Kalau boleh jujur, teman”ku baik” semua koq!  Mereka selalu memberi ruang padaku untuk masuk dalam kehidupan mereka sehingga mereka dapat mengetahui kehidupanku.  Sayangnya, ketika aku menyediakan ruang untuk temanku, tidak ada seorang pun yang masuk untuk mengisi ruang itu.  Sehingga, hanya kekosonganlah yang tersisa di dalamnya.

Temanku yang paling baik ternyata sudah diberi Tuhan sejak dari aku lahir ke dunia ini.  Siapakah dia?  Dia adalah hatiku.

Tidak jarang aku ngobrol panjang lebar dengan hatiku.  Rasa senang, rasa sedih, rasa kecewa, rasa kesal, semua dia ketahui.  Dia mempunyai pengaruh yang besar dalam hidupku.  Namun hati ini sangatlah sensitif,  mudah baginya untuk bersedih dan menjerit juga tertawa terbahak-bahak dan meloncat kegirangan.  Dibalik semuanya itu, dia adalah teman yang dapat menjaga rahasia sehingga membuatku tidak malu lagi di hadapannya untuk menangis, bersedih, kecewa, curhat yang aneh”, juga ngobrol panjang lebar.

Mudah bagiku untuk mendapat teman yang baru, namun sulit bagiku untuk mempertahankan pertemanan jika aku sudah merasa kecewa.  Mungkin status yang kukatakan adalah ‘teman’ namun aku akan mengambil jarak yang sangat jauh sehingga kata ‘aquintance’ lebih tepat untuk mendeskripsikannya.  Memang mudah bagiku untuk memaafkan, namun sangatlah sulit untuk melupakannya, terlebih lagi rasa kecewa.

Manusia tidak dapat hidup sendiri, hai kamu…  begitu juga diriku.  Oleh karenanya, haruslah aku bertahan, bertahan dan bertahan agar selamat daripadanya.

Bapaku mengatakan haruslah persoalan diselesaikan sebelum matahari terbenam, dan apabila kamu marah, janganlah sampai berbuat dosa.  Dia berkata, kalau marah, masuklah ke kamar, tutuplah pintu, duduklah di atas kasur, diamlah dan berdoalah.  Memang terdengar gampang, namun itu sulit sekali untuk dilakukan.  Ingin rasanya aku meraung-raung agar semua orang mengetahui rasa sakitku, namun itu tidak mengubah apapun.  Maka dari itulah Bapaku mengatakan bahwa aku harus melupakan segalanya dan berjalanlah ke depan.  Itulah yang sampai saat ini aku usahakan.  Memang sulit, namun harus kucoba sekali lagi dan lagi dan terus sampai berhasil.

Hari sudah larut saat ini,  masih ada tugas yang belum aku bereskan.  Jadi aku akhiri untuk saat ini.

Tuhan memberkati

binun bin capee

Ah~

 It’s such a long time since the last time I wrote anything down in my blog.  So, why suddenly I open my blog today?  Coz my friend have a new blog and I want to let him know that I have a blog as well.  Actually I really dunno what I want to write though…

Hoya, my day today is soooo tiring!!  I’m not exercised but I study alot (wow! suprisingly).  I have a test today, it’s cell biology test.  Since last night I already studying until morning and sleep for only couple hours and woke up (I didn’t study in the morning), and go to campus @ 10 because I have class @ 10! (time differences).  Ok, obviously I was late.  Fortunately only for 6 mins hohoho^^  My first class for today is cell bio tutorial by Monique Gagnon (if I’m not spell it wrongly).  And then I got chinese tutorial 1 from 12-2 and supposed I have class again from 3-5 but I skipped that class just for studying for my cell bio test @ 5.  I was really really really seriously studying at that time.  However, when I went to the lecture hall and sit in the same place that I always sit for the lecture and have only my pencil case and some pieces of paper exactly in front of my eyes, the tutors that take a look for us told that there’s no lecture tomorrow (hurray!) but we still have to have the copy of the slides that they will put in the webct (student e-learning web; sadly =.=) and the most important (!) we have to do the 20 numbers of multiple-choice-test only in 25 minutes!!!!!!!  That is crazy, man!  This is my first experiece to have this kind of test….  And, the end of the day, only (about) 3-4 questions that I believe are correct.  The rest, I have nooooo ideaaa….

Soooo saaaadddddd…..

I really studying though!  But why I still can’t done that stupid test?!!

Ah~

It should be the end of the day.  So I have to move on (HAVE TO) because I still have a draft of an essay that I have to submit it tomorrow before afternoon.  Let’s move on!  がんばって!!

Which Type of Boyfriend/Girlfriend Is Right For You?

Baru” ini gw nyoba test di http://quiz.myyearbook.com tentang tipe pacar yang cocok.  Hasilnya seperti dibawah ini :

The Artistic and Confident Type!

You need a partner who quietly draws the real you out. Your partner must understand that you are very self-satisfied; therefore you might not always be the best communicator. You need someone that loves to have fun, but also has the capability of concentrating on a great classic film. A creative and confident prospective is what you need. Stay far far away from the needy ones!

Mungkin tanpa gw sadari, memang ini tipe cowo yang gw cari hehehe…

October 17th 2007 is Chizz’ Birthday!!

To the dearest Tonari-Ojiisan that becomes older and older,

Hey pal!  Otanjoubi Omedetou!!  You’re old now!  Becareful with you lifestyle :P

Do you know, you always be the figure of a big bro for me.  You can cook, you can joke, you are fun!^^

I do not know what I want to say anymore…

Hope for all the best for you and wish your wishes come true.

HAPPY  BIRTHDAY

From your cutest neighbour^^

  -   +   ::   Kiddo   ::   +   - 

Kepada kamu yang pertama…

Hai dan salam kenal!

Secara ini yang pertama, jadi grogi nih mau nulis apa…  Hehehe ^^

Seorang sahabat mengenalkan aku padamu.  Sebagai seorang teman baru, ingin rasanya aku mengenalmu lebih jauh lagi.  Karena bagiku, sekedar tau saja tidak cukup!  Prinsipku, untuk menjadi seorang teman perlulah aku mengetahui (nyaris!) segala sesuatu tentang kenalan barunya itu.

Sebuah cerita mengajarkan aku sesuatu yang terkesan fiksi namun sebenarnya adalah sebuah fakta.  Kenyataan yang mungkin tidak semua orang tahu ataupun sadar akan keberadaannya.  Dalam cerita itu, seorang penyihir yang dapat melakukan segalanya menyatakan bahwa segala sesuatu yang terjadi, baik kebetulan ataupun bukan, tidak dapat kita tolak karena itu adalah takdir.  Pertemuan seorang dengan yang lain juga adalah sebuah takdir.  Penyihir itu juga berkata bahwa segala jenis hubungan yang terjadi di dunia ini, baik hanya sekedar tahu maupun intim, pastilah ada sesuatu yang kita bagi.  Untuk awalnya juga aku tidak mengerti apa yang ia maksud.  Tetapi setelah aku dalami, barulah aku mengerti maksud dibalik kalimat itu.  Mungkin awalnya kamu juga tidak mengerti, sama seperti aku dulu, namun lama kelamaan kamu juga akan mengerti apa yang kita bagi dan terima dalam sebuah hubungan.

 Wah!  Tidak terasa malam kini sudah melewati pukul 3 pagi…  Aku terlalu terhanyut untuk mengenalmu lebih banyak lagi.  Masih banyak yang ingin aku ceritakan padamu, tapi bukan saat ini.  Mataku kini teralalu berat untuk ditahan lebih lama lagi hehehe^^  Jadi, sampai disini dulu suratku ini.

Selamat pagi!!

Dari seorang teman baru yang sangat ingin mengenalmu    o ^ - ^ o